Alergi Musiman dan Opsi Pengobatan yang Patut Dipertimbangkan

Rhinitis alergi masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang paling umum dialami oleh masyarakat yang hidup di kawasan perkotaan, terlebih pada musim-musim tertentu. Alergi pernafasan ini adalah salah satu radang membran hidung yang terjadi saat penderita menghirup atau terpapar oleh alergen. Dan ini merupakan reaksi tubuh, yang sayangnya secara berlebihan, untuk merespons suatu alergen.

Apa itu Alergi Musiman dan Tahunan?

Kondisi seperti ini sering disebut dengan alergi musiman karena hanya terjadi dalam suatu periode tertentu dalam satu tahun. Sementara saat kondisi ini terus terjadi sepanjang tahun, maka disebut dengan alergi tahunan. Alergi musiman ini terhitung sangat umum bahkan bisa saja dialami oleh penderita dari semua rentang usia.

Alergi seperti ini memiliki gejala penanda seperti bersin-bersin, hidung tersumbat namun meler, rasa gatal di hidung, mata, tenggorokan, kulit dan sebagainya, batuk, mata berair dengan lingkaran hitam di bagian bawah mata, sakit kepala berkepanjangan.

Beberapa gejala lain yang ditampakkan oleh reaksi alergi juga bisa berupa bermacam gejala yang terlihat seperti gatal-gatal, eksim dengan kulit yang terlalu kering dan terasa gatal bahkan melepuh. Tentu saja salep untuk luka bakar tidak akan efektif mengobati gejala ini.

Lantas apakah seseorang dengan alergi semacam ini harus segera ke dokter? Tentu saja iya ketika gejala semakin parah, pengobatan sebelumnya tak lagi efektif. Namun selama Anda bisa mencegah munculnya reaksi dan gejala yang Anda rasakan masih tergolong ringan, Anda tidak harus pergi ke dokter.

Penyebab dari alergi musiman ini adalah perilaku sistem imun yang menganggap bahwa paparan zat tertentu sebagai bahaya sehingga histamin pun diproduksi sebagai respon melindungi tubuh. Sayangnya, justru zat inilah yang menjadi penyebab munculnya gejala dan dikenal sebagai alergi musiman.

Untuk menanganinya, ada beberapa pilihan pengobatan yang mungkin bisa Anda jadikan pilihan., diantaranya terapi obat-obatan oleh dokter untuk mengurangi gejala alergi antara lain antihistamin, dekongestan dan semprotan kortikosteroid hidung. Anda harus berkonsultasi kepada dokter jika sedang mengkonsumsi obat lain. Imunoterapi (Suntikan Alergi) dimana dokter biasanya akan menyarankan Anda untuk suntikan alergi saat kondisi sudah cukup parah.  Pengobatan dilakukan dengan memberikan suntikan secara teratur hingga gejala bisa terkendali. Imunoterapi Sublingual yang identik dengan suntikan alergi di atas, cara ini menggunakan teknik obat yang ditaruh di bagian bawah lidah.

Tinggalkan komentar

error: Content is protected !!